Suami Tiba-tiba Mengaku Gay, Apa yang Harus Saya Lakukan?

Orientasi seksual seseorang tidak bisa dipaksakan. Namun terkadang. demi tuntutan kehidupan sosial, seseorang yang punya orientasi seks seperti homoseksual dan biseksual harus menyembunyikan, bahkan menutupinya dengan cara menikahi lawan jenis secara terpaksa. 

Pada beberapa kasus rumah tangga, ada istri yang mencurigai bahwa suaminya gay atau punya orientasi seksual yang berbeda. Ini biasanya terjadi ketika mulai ada  tanda-tanda penolakan dan menurunnya intensitas hubungan seks berdua.

Bahkan dalam beberapa contoh kasus, istri menemukan bahwa suami gemar menonton film porno gay. 

Pada akhirnya, kecurigaan yang sudah tumbuh di awal ini menjadi benar kenyataan. Suami Anda mengakui ketertarikan seksual sesama jenis kelamin. Apa yang dapat Anda lakukan saat suami mengakui bahwa dirinya adalah gay?

Apa yang harus dilakukan ketika suami mengaku gay?

1. Coba untuk menerima kenyataan 

Setelah suami mengakui bahwa ia gay, Anda boleh dulu berusaha untuk menenangkan pikiran. 

Tidak dipungkiri bahwa rasa dikhianati, hancur, kecewa dan juga marah bercampur jadi satu. Hal yang bisa Anda lakukan pertama kali adalah menerima kenyataan, bahwa memang orientasi seksual tidak bisa diubah atau dipaksakan. 

Tidak hanya Anda yang merasa sakit, suami Anda pun  selama ini menyiksa diri dengan harus menutupi identitas gay yang sebenarnya. Selama berusaha menenangkan diri sambil menerima kenyataan, Anda juga bisa memutuskan mau dibawa ke mana hubungan pernikahan ini ke depannya. 

2. Putuskan kelanjutan pernikahan ke depannya

Setelah dapat menerima kenyataan yang cukup pahit, Anda bisa dan berhak mengambil keputusan pernikahan ke depannya. Apakah Anda mau bercerai atau menerima suami meskipun orientasi seksualnya gay?

Keputusan yang Anda ambil nantinya tidak ada yang benar atau salah. Karena setiap keputusan yang Anda ambil, akan terasa benar atau salah tergantung respons Anda saat menjalaninya.

Untuk mengambil keputusan, Anda boleh berkonsultasi ke konselor pernikahan untuk mendapatkan saran atau opini yang lebih bijak mengenai masalah pernikahan ini. Jangan lupa katakan pada suami mengenai keputusan yang Anda ambil. 

3. Cek atau tes penyakit kelamin 

Setelah memutuskan langkah apa yang Anda ambil setelah mengetahui bahwa suami gay, Anda bisa memeriksa kondisi kesehatan kelamin Anda. Pasalnya, saat pasangan selingkuh, Anda berisiko tertular penyakit kelamin. Terlebih lagi seks antara lelaki berisiko tinggi akan penyakit menular seksual, terutama saat dilakukan tanpa pengaman.

Dengan pemeriksaan dan pencegahan dini, Anda dapat mengetahui apakah Anda tertular penyakit seksual atau tidak dan dapat menanganinya sebelum terjadi komplikasi yang tidak diinginkan.

4. Mencoba berdiskusi bersama untuk memberitahu ke anak

Setelah bisa menyelesaikan kegalauan akan status pernikahan dan berkonsultasi dengan konselor pernikahan, kini Anda bisa Anda bisa mencoba memberitahukan ke anak-anak. Cepat atau lambat mereka harus tahu apa yang terjadi di antara kedua orangtua. Suami Anda sebisa mungkin harus bisa mengatakan yang sejujurnya.

Karena bagaimanapun juga, keputusan yang Anda berdua ambil akan berdampak pada anak-anak Anda. Mereka perlu tahu apa yang sedang terjadi di keluarga. 

Baca Juga:

Dr Luthfi Parewangi: Wudhu bisa hancurkan virus Corona

MAKASSAR (Arrahmah.com) – Dokter spesialis penyakit dalam di Kota Makassar, Dr. dr Luthfi Parewangi, SpPD mengatakan bahwa masyarakat Indonesia tidak perlu terlalu khawatir dengan wabah virus corona.

Ia menjelaskan, wilayah Indonesia salah satu negara yang kaya akan air. Virus corona akan hancur dengan air. Salah satu yang bisa dilakukan khususnya untuk umat Muslim adalah dengan menjaga air wudhu.

“Mengenai virus corona, kita di Indonesia tidak perlu terlalu was-was, pertama kita kaya dengan air. Virus-virus itu akan cepat hancur dengan air apalagi kaum muslimin berwudhu 5 kali sehari semalam membersihkan mulut hidung itu adalah rahmat tersendiri di luar dari nilai ibadah yang ada di dalam Islam. Virus-virus itu akan mati ketika kita berwudhu, jagalah wudhu anda,” terangnya, sebagaimana dilansir gosulsel.com, Senin (27/1/2020).

Selain air, ujar dr Luthfi, paparan sinar matahari yang di wilayah Indonesia membuat virus-virus cepat mati. Walaupun demikian, ada juga beberapa yang perlu diperhatikan agar terhindar dari Virus Corona, seperti menjaga makanan.

“Nah adapun mengenai persiapan diri kita, adalah yang pertama cuci tangan, makan makanan yang dimasak dan banyak protein karena sumber imunitas tubuh dalam melawan virus itu adalah protein. Perbanyak protein mulai dari telur, ikan dan daging itu adalah modalitas kita untuk mempersiapkan ketika kita terpapar oleh virus,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, efek yang paling buruk dari virus Corona tersebut adalah radang paru yang mengakibatkan perfusi dari pada oksigen ke dalam tubuh menjadi menurun.

“Radang paru ini akan memudahkan infeksi lain atau meluasnya infeksi yang sudah ada. Jadi, orang tua yang punya penyakit-penyakit penyerta, perokok itu adalah orang-orang yang potensial memberat ketika terinveksi oleh virus corona,” jelasnya.

Diketahui, kemunculan virus dengan nama Coronavirus (2019-nCoV) atau virus corona menyita perhatian dunia termasuk di Indonesia.

Virus ini pertama kali menyebar di Wuhan, ibu kota Provinsi Hubei, Cina sejak Desember 2019 lalu. Virus corona masih merupakan satu rumpun dengan virus penyebab SARS dan MERS.

(ameera/arrahmah.com)

Alasan Penting Jangan Memaksakan Kehendak Pada Anak

Kepada para orangtua, jangan memaksakan kehendak Anda pada anak-anak. Sangat wajar bila orangtua ingin agar anaknya dapat mencapai hal yang terbaik, namun kalau niat itu sampai memaksakan, maka ada risiko yang bakal muncul.

Apa saja risiko-risiko tersebut? Lalu bagaimana cara yang perlu ditempuh untuk menyampaikan keinginan orangtua kepada anak? Simak penjelasannya di bawah ini.

Alasan jangan memaksakan kehendak pada anak

remaja memberontak

remaja memberontak

Setiap orangtua punya harapan pada anak-anaknya. Terkadang, harapan itu berupa urusan pendidikan, pekerjaan, jodoh sampai tempat tinggal. Sekilas, harapan itu terkesan sebagai bagian dari pendidikan anak agar bisa menjalani hidup lebih baik di masa depan. Namun, ada kalanya keinginan itu berujung pemaksaan.

Pengalaman pahit orangtua ketika masa muda, bisa jadi faktor utama pemaksaan kehendak pada anak. Orangtua tak mau anaknya mengulangi kesalahan dan selalu berharap anaknya hidup lebih baik.

Tidak ada salahnya dengan keinginan tersebut. Selama anaknya setuju dan siap menjalani hidup yang disarankan orangtua. Tapi kalau tidak, maka orangtua harus memberi kebebasan.

Misalnya saja dalam hal pelajaran sekolah. Ada orangtua yang menuntut anaknya agar mendapat nilai terbaik sehingga menjadi kebanggaan orangtua. Sayangnya, cara yang ditempuh orangtua adalah dengan memaksa mereka untuk  belajar  terus-terusan. Padahal kenyataannya, ini malah menjadi beban bagi anak.

Saat anak sudah merasa belajar menjadi beban, maka dia sulit untuk berkembang. Belajar jadi sebuah proses yang tidak menyenangkan.

Ekspektasi orangtua dan ketakutan anak

mencegah infeksi hiv

mencegah infeksi hiv

Melansir laman Psychology Today, ekspektasi yang diterakan pada anak membangun tembok di bawah alam sadarnya. Tembok tersebut membatasi pikiran mereka ke depan untuk mengeksplorasi kemampuan alami mereka. 

Anak dilahirkan dengan kemampuannya sendiri dan yang mereka bisa lakukan saat berkembang adalah memaksimalkan kelebihan mereka. Ada kalanya kemampuan anak tidak bertemu dengan ekspektasi orangtua.

Ajaran orangtua dengan standar yang benar bagi mereka, bisa saja menekan anak. Sehingga mereka memiliki pandangan yang tidak luas dan bergantung pada titah orangtua. 

Hal ini bisa menyebabkan ketakutan yang muncul pada anak. Misalnya, orangtua berkata “kalau kamu tidak mengikuti apa kata mama atau papa dengan cara ini, kamu pasti gagal” atau “jangan sampai nilaimu jelek, pokoknya mama dan papa berharap kamu jadi anak pintar”.

Tekanan semacam ini membuat anak jadi takut dalam melakukan sebuah hal yang ingin mereka lakukan. Sebagian akan menjalani apa yang orangtua inginkan, bisa jadi sebagian memberontak untuk menjalani cara mereka sendiri.

Penting untuk jangan memaksakan kehendak pada anak, berilah kesempatan untuk mereka mencari cara hingga mencapai golnya,

Mengerti keinginannya, jangan memaksakan kehendak pada anak

mendidik anak remaja

mendidik anak remaja

Anak memiliki pemikiran yang berbeda berdasarkan pengalaman dan informasi yang mereka terima. Selama keinginannya positif, jangan memaksakan kehendak pada anak. Ajak anak berdiskusi dan berkomunikasi tentang apa yang mereka inginkan. Ketahui apa tujuan yang mereka inginkan dan bagaimana cara mereka ingin mencapainya. 

Orangtua tentu boleh memberikan kritikan yang membangun agar anak tetap semangat berjuang apa yang menjadi keinginan. Walaupun tak sepemikiran, cobalah untuk pahami dan hindari kritikan yang membuatnya tersudut.

Yakinlah bahwa anak siap bertanggung jawab atas apa yang dipilihnya. Setelah mengetahui visi anak, cobalah untuk menjadi temannya. Berikan anak soal pandangan dan motivasi sehingga ia bisa mencapai yang ia inginkan.

Misalnya, anak ternyata sangat suka musik dan ia ingin menjadi penyanyi. Anda bisa memberikan referensi penyanyi yang mengawali kariernya dengan perjuangan. Kemudian berikan keyakinan pada anak bahwa ia bisa.

Selama itu ia tekuni, kembangkan, serta melatih kepercayaan dirinya, niscaya anak mampu meraih tujuan dengan caranya. Walaupun sulit bagi orangtua menerima anak yang memilih jalan lain, tapi mengertilah bahwa anak akan melakukan yang terbaik dan bisa belajar lebih banyak dari kemampuan dasar yang ia miliki

Maka itu, komunikasi adalah kunci penting antara orangtua dan anak untuk lebih saling mengerti. Jangan lagi memaksakan kehendak pada anak, biarkan mereka berkembang dan menggali pengalaman mereka pada kehidupan selanjutnya.

Baca Juga:

Kenapa Tantri Kotak Memilih Prof. Quraish Shihab Sebagai Guru Belajar Islam?

Kenapa Tantri Kotak Memilih Prof. Quraish Shihab Sebagai Guru Belajar Islam?

Kenapa Tantri Kotak Memilih Prof. Quraish Shihab Sebagai Guru Belajar Islam?

Sejak memutuskan berjilbab, diam-diam Tantri tak lantas benar-benar mendapat ‘ketenangan’ dalam hati. Pasalnya di satu sisi, ia tetap aktif menjalankan perannya sebagai musisi. Bersama dua orang punggawa Kotak yang lain, Tantri masih memenuhi undangan show dari panggung ke panggung, baik secara off air maupun on air.  Namun di sisi lain, Tantri dilanda ragu dan gelisah lantaran banyak teman-teman artis dan sesama pemusik yang memutuskan hijrah seperti dirinya, tapi sudah benar-benar meninggalkan dunia musik.

“Mereka bukan cuma berhenti total, tapi ada yang sampai menjual semua alat musiknya, dari yang mahal sampai yang murah. Semuanya itu malahan dia jual murah,” cerita Tantri di kanal youtube Shihab & Shihab,  10 Desember lalu.

Tentu saja aksi teman pemusik yang berhijrah itu membuatnya goyah, apakah tindakannya yang belum meninggalkan dunia musik seratus persen itu salah? Apalagi genre musik rock yang selama ini membesarkan namanya, sarat dengan pandangan miring. Haruskah ia tanggalkan band yang telah membesarkan namanya itu?

Di tengah kegalaunnya itu, tanpa dinyana Najwa Shihab mengundangnya untuk hadir dalam bincang Shihab & Shihab. Kanal yang mengulas persoalan keislaman dan dipandu Najwa beserta sang Ayah, Prof Quraisy Shihab, ini membuat Tantri tanpa ragu mengiyakan undangan tersebut.

Selama ini ia berusaha mencari jawaban dengan mengikuti beberapa pengajian untuk menambah wawasan tentang keislaman. Namun jawaban yang dicari tak kunjung datang.

Tantri pun mengaku senang mendapat kesempatan bertanya kepada salah seorang mufassir Indonesia tentang persoalan yang dihadapinya. Bahkan pada 11 Desember lalu di akun Instagramnya Tantri menulis, ‘Keingintahuan saya akan banyak hal tentang Islam banyak sekali, salah satunya pandangan Islam terhadap musik. Saya memilih dengan Abi Quraisy Shihab karena beliau adalah seorang mufassir Al-Qur’an dan jawabannya sangat menenangkan tanpa ada nada mengancam. Saya menikmati proses setiap pertanyaan yang muncul di benak dan hati saya, dan saya mencari dengan siapa saya harus bertanya, karena Allah memberikan akal untuk bisa menalar, tepat atau tidak. Dan saya mendapat jawaban yang menentramkan.

Dalam bincang-bincang di Shihab & Shihab, Tantri gelontorkan pertanyaan seputar musik, hiburan dan seni dalam Islam, lalu bagaimana hukum alat musik, simbol metal yang sering lekat dengan genre musik rock yang ia geluti, cara memaknai hijrah, serta tips dan kiat-kiat dalam memilih pengajian serta guru agama yang layak untuk dimintai pandangan keislamannya.

Begitu bincang-bincang yang berdurasi hampir satu jam itu berakhir, Tantri berujar sumringah. “Aku lega!” seraya mensedakepkan kedua tangannya di dada dengan ekspresi puas.

15 Ciri-Ciri Kanker Paru-Paru yang Umum dan Jarang Disadari!

Kanker paru-paru adalah salah satu jenis kanker yang cukup banyak merenggut nyawa banyak orang di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Peluang penyembuhan kanker paru akan sulit jika sudah masuk ke fase metastasis – kanker menyebar ke bagian tubuh lainnya. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui ciri-ciri kanker paru-paru yang paling umum dan yang jarang diketahui!

tanda-awal-kanker-paru-paru-doktersehat

Kanker paru-paru adalah penyakit yang terkadang tidak menimbulkan gejalanya, terutama awal kanker. Beberapa orang bahkan menganggapnya hal yang biasa, padahal kanker tahap awal sudah terjadi. Akhirnya kanker paru-paru baru diketahui saat memasuki tahap lanjut atau parah dan pengobatan akan susah dilakukan.

Ciri-Ciri Kanker Paru-Paru yang Umum hingga Jarang Disadari

Tanda awal kanker paru-paru sebenarnya mudah dikenali, namun sayangnya kondisi ini sering sekali diabaikan. Nah, berikut beberapa ciri kanker paru-paru yang tidak boleh diabaikan:

1. Batuk Terus-Menerus

Orang yang mengalami batuk biasanya akan sembuh setelah dua minggu. Sebelumnya batuk akan terus muncul dan membuat tenggorokan sakit, perut kaku, sehingga membuat Anda susah melakukan apa pun. Namun, batuk yang berlangsung lebih dari dua minggu dan tak kunjung sembuh, kemungkinan besar ini adalah tanda kanker paru-paru.

Kemungkinan yang akan terjadi ada banyak seperti, batuk menahun, asma, atau memang memiliki kanker di dalam paru-paru. Bila batuk terus -menerus dan penggunaan obat tidak efektif, kemungkinan besar ada sel karsinogen di dalam paru-paru.

2. Batuk Berdarah

Batuk adalah hal yang sering terjadi dan mungkin sering kita abaikan, padahal kondisi ini bisa jadi gejala kanker paru-paru.

Batuk kering atau batuk yang menghasilkan dahak berwarna kuning kehijauan dan sangat kental, Anda tidak perlu khawatir. namun jika batuk berdahak disertai darah, ini perlu diwaspadai!

Kemungkinan besar ada luka di dalam saluran napas yang menyebabkan perdarahan terjadi. Bila Anda sudah mengalami kondisi ini, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter.

3. Sesak Napas

Napas sering tersengal-sengal juga merupakan ciri-ciri kanker paru-paru. Perubahan pernapasan dapat terjadi jika kanker menyumbat atau mempersempit saluran napas, atau jika cairan dari tumor paru mengalami penumpukan di dada.

Jika Anda merasa sesak napas setelah menaiki tangga atau melakukan aktivitas ringan yang sering Anda lakukan, jangan diabaikan!

Kanker paru-paru menyebabkan gangguan napas dalam jangka waktu lama. Jika sesak napas berlangsung selama dua minggu dan tidak kunjung sembuh, segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

4. Nyeri Dada

Nyeri di dada juga merupakan salah satu ciri-ciri kanker paru-paru yang mudah dikenali.

Nyeri dada biasanya sedikit berbeda dengan nyeri yang disebabkan oleh batuk biasa. Kondisi ini biasanya hanya akan muncul ketika penderitanya mengalami batuk. Sementara itu, nyeri dada yang diakibatkan kanker akan sering muncul dan sangat intens.

Nyeri dada juga akan disertai dengan susah napas, sering batuk, dan dahak berdarah. Bila nyeri dada sudah menyebar ke ke bagian tubuh lainnya, seperti di pinggang hingga leher, kemungkinan kanker sudah menyebar. Segera lakukan pemeriksaan ke dokter untuk mendapatkan penanganan dengan benar.

5. Nyeri Bahu dan Lengan

Selain nyeri dada, nyeri bahu juga merupakan ciri-ciri kanker paru-paru dan kadang-kadang merupakan gejala awal kanker.

Tumor di bagian atas paru-paru yang dikenal sebagai tumor Pancoast dapat menyebabkan nyeri pada bahu (seringkali parah) yang dapat menjalar ke bawah lengan ke arah jari kelingking.

6. Mengi

Ketika kanker berkembang di paru-paru, beberapa kelainan akan terjadi pada pernapasan. Selain nyeri dan sesak yang sudah dibahas sebelumnya, Anda akan sering mengeluarkan suara seperti bersiul atau yang disebut mengi. Kalau Anda pernah mendengar orang yang sedang sesak napas mengembuskan dan menghirup udara dari hidungnya, begitulah suaranya.

Suara mengi bisa jadi tanda dari sesak atau asma, ada baiknya Anda segera memeriksakan diri ke dokter. Dengan melakukan pemeriksaan secara mendetail, dokter dapat melakukan diagnosis apakah suara yang muncul itu akibat sesak napas biasa atau tanda awal kanker paru-paru.

Baca Juga: Penyebab dan Gejala Kanker Paru-Paru Stadium Awal

7. Suara Serak

Ketika sedang terserang flu atau batuk, suara akan mengalami perubahan. Suara akan menjadi sangat berat dan ada perubahan lainnya. Kondisi ini biasanya akan mereda setelah dua minggu, seiring daya tahan tubuh meningkat.

Tetapi, suara serak akibat kanker paru paru biasanya akan berlangsung lebih dari dua minggu. Ini terjadi jika tumor menekan saraf laring, yang terletak di dalam dada. Ketika saraf tertekan, ini dapat melumpuhkan pita suara, yang pada akhirnya menyebabkan perubahan suara.

8. Penurunan Berat Badan

Jika mengalami penurunan berat badan sebanyak 4 sampai 5 kilogram dalam waktu singkat padahal sedang tidak diet atau sejenisnya, sebaiknya Anda waspadai! Apalagi penurunan berat badan terjadi pada Anda yang awalnya sering susah menurunkan berat badan.

Penurunan berat badan yang tergolong cepat ini bisa terjadi karena energi yang dimiliki oleh tubuh digunakan oleh sel kanker. Energi yang diserap terlalu banyak menyebabkan tubuh sering sekali mengalami defisit kalori. Akhirnya lemak atau otot akan dipecah untuk memenuhi kebutuhan energi.

9. Nyeri Tulang

Nyeri di tulang yang cukup intens dan sering sekali tidak tertahankan ketika digunakan untuk bergerak.

Berhubung kanker paru-paru berada di bagian tengah dada, tulang yang akan merasakan sakit berada di sekitar lengan, pundak, dada, leher, hingga ke tulang belakang. Jika Anda sering mengalami kondisi ini, ada baiknya segera memeriksakan diri ke dokter.

Nyeri tulang karena kanker dan nyeri tulang biasa sering sekali sulit dibedakan, tetapi ada satu cara yang mudah untuk membedakannya. Nyeri tulang akibat kanker akan muncul saat Anda beristirahat atau hendak tidur, gejalanya akan sangat tidak nyaman. Obat pereda nyeri seperti koyok sekalipun tidak akan meredakan nyeri tulang. oleh karena itu, memeriksakan ke dokter adalah langkah yang tepat.

10. Sakit Punggung

Ada sejumlah penyebab sakit punggung yang lebih umum, tetapi sakit punggung juga menjadi salah satu ciri-ciri kanker paru-paru yang mudah dikenali dan seringkali merupakan gejala pertama. Sakit punggung kemungkinan disebabkan oleh tekanan dari tumor, iritasi akar saraf, menjalar ke tulang belakang, atau metastasis adrenal – penyebaran kanker ke organ-organ kecil yang berada di atas ginjal.

Nyeri punggung yang berkaitan dengan kanker paru-paru sering terjadi pada pertengahan hingga punggung atas, muncul ketika sedang istirahat, saat beraktivitas, dan cenderung memburuk pada malam hari dan disertai sesak napas.

11. Sakit Kepala

Sakit kepala mungkin merupakan tanda bahwa kanker paru-paru telah menyebar ke otak. Namun, tidak semua sakit kepala berhubungan dengan metastasis ke otak.

Kadang-kadang, kanker paru-paru dapat membuat tekanan pada vena cava superior, adalah pembuluh darah besar yang mengedarkan darah dari tubuh bagian atas ke jantung. Tekanan tersebut juga dapat memicu sakit kepala, atau dalam kasus yang lebih parah, migrain.

12. Kelelahan

Kanker paru-paru dapat menyebabkan jumlah sel darah merah dalam tubuh mengalami penurunan, atau dalam istilah medisnya disebut anemia.

Sel darah merah berfungsi membawa oksigen, penderita anemia mungkin tidak memiliki oksigen yang cukup untuk membantu kebutuhan tubuh. Ini bisa menyebabkan kelelahan yang parah. Tentu kondisi ini membuat Anda sulit menjalani aktivitas sehari-hari.

13. Perubahan pada Jari

Salah satu ciri-ciri kanker paru-paru yang kurang umum adalah perubahan pada ujung jari. Penampilan jari-jari seperti menjadi lebih mengembung atau ujungnya menjadi lebih besar. Kondisi ini disebut jari tabuh (finger clubbing).

14. Infeksi Berulang

Sudah menjadi hal yang umum bagi seseorang untuk mengetahui bahwa ia mengidap kanker paru-paru setelah dirawat karena mengalami bronkitis atau pneumonia yang berulang. Jika tumor terletak di dekat saluran napas, ini dapat menyebabkan penyumbatan, yang membuatnya terkena infeksi.

Jika memiliki infeksi dada berulang, konsultasikan dengan dokter untuk melakukan diagnosis dan pengobatan yang tepat.

15. Sindrom Paraneoplastik

Kanker paru-paru melepaskan zat seperti hormon, yang pada gilirannya dapat menyebabkan sejumlah gejala yang unik. Gejala-gejala ini dikenal sebagai sindrom paraneoplastik, terjadi pada sekitar 10% hingga 20% orang dengan kanker paru-paru dan sering muncul sebelum gejala kanker paru-paru itu sendiri.

Sekitar dua dari sindrom paraneoplastik yang lebih umum ditandai oleh hiperkalsemia, di mana tumor mengeluarkan zat yang meningkatkan kadar kalsium darah yang menyebabkan rasa haus, kelemahan otot, kebingungan, dan

Syndrome of inappropriate antidiuretic hormone secretion (SIADH), di mana tumor mengeluarkan zat yang menurunkan kadar natrium darah, menyebabkan sakit kepala, kelemahan, dan kehilangan ingatan.

_

Itulah beberapa tanda awal kanker paru-paru yang seringkali diabaikan. Nah, dari beberapa ulasan di atas, apakah Anda sering mengalami salah satu atau beberapa gejala tersebut? Jika ya, sebaiknya segera temui dokter untuk mendapatkan pengobatan!

 

 

  1. Colbert, Treacy. 2018. Early Signs of Lung Cancer. https://www.healthline.com/health/lung-cancer/early-signs. (Diakses 29 Januari 2020)
  2. Johnson, Jon. 2019. What are the early signs of lung cancer?. https://www.medicalnewstoday.com/articles/327371.php. (Diakses 29 Januari 2020)
  3. Eldridge, Lynne. 2020. Signs and Symptoms of Lung Cancer. https://www.verywellhealth.com/lung-cancer-symptoms-4014389. (Diakses 29 Januari 2020)
  4. Lung cancer. https://www.nhs.uk/conditions/lung-cancer/symptoms/. (Diakses 29 Januari 2020)

Muhammadiyah Memang Sebaiknya Memberi Fatwa Haram untuk Rokok

Muhammadiyah Memang Sebaiknya Memberi Fatwa Haram untuk Rokok

Muhammadiyah Memang Sebaiknya Memberi Fatwa Haram untuk Rokok

Ada anekdot menarik. Ceritanya, seorang lelaki membeli rokok di sebuah toko kelontong langganannya.

“Buk, Beli…!!”

“Beli apa, Nak?”

“Rokok su**a dua belas, Buk”

“Lhoh, bukannya rokok sekarang udah difatwa haram ya, Nak?”

Dan, mereka lalu berdebat tentang dalil halal-haramnya rokok. Anggap saja si pemuda itu berafiliasi dengan NU dan pemilik toko kelontong berafiliasi dengan Ormas Muhammadiyah.

Baik keduanya sama-sama memiliki hujjah yang kuat. Si pemuda beranggapan bahwa rokok dapat meningkatkan solidaritas. Selain itu, rokok juga terbukti menyumbang pajak negara paling tinggi. Ini manfaat sosialnya.

Dari sisi dalil, ia meyakini bahwa segala sesuatu itu hukum asalnya adalah boleh, sampai ada teks yang tegas melarangnya. Jadi bagi dia, rokok adalah perkara mubah semata, sebab tidak ada teks yang tegas melarangnya.

Sebaliknya, si Ibu pemilik toko tidak mau kalah. Ia mengajukan argumen, persis seperti yang ia baca di internet, bahwa merokok termasuk kategori perbuatan khabāi (perbuatan keburukan yang bisa menimbulkan dampak negatif) yang dilarang dalam Al-Qur’an (Q.S. al-A’raf [7]:157). Ini telah sesuai dengan dalil yang dikeluarkan Muhammadiyah melalui keputusan No. 6/SM/MTT/III/2010 tentang fatwa haram rokok.

Lebih jauh, telah banyak riset ilmiah yang mengklaim adanya zat berbahaya dalam rokok. Rokok, dengan demikian, tidak baik untuk dikonsumsi. Selain itu, para perokok pasif kabarnya juga akan terkena dampak buruk dari liarnya, nakalnya, dan brutalnya kepulan asap rokok yang membuat semua orang menjadi gempar.

Ringkasnya, baik Ibu pemilik toko maupun si pemuda, masing-masing menggunakan logika dan semesta dalil yang menjadi andalan forum Bahtsul Masail NU dan Majelis Tarjih Muhammadiyah.

Namun, perdebatan itu seketika berhenti setelah si Pemuda mengatakan, “terus, kenapa Ibu menjual barang haram?”

Sejurus kemudian, mereka pun bertaransaksi. Si pemuda membayar, sedangkan Ibu pemilik toko menjulurkan sebungkus rokok yang dimaksud.

Betapapun, urusan halal atau haramnya rokok ini adalah perkara khilafiyah modern. Besar kemungkinan, di zaman Nabi atau para sahabat tidak ada petani tembakau. Apalagi pabrik vape. Karenanya dalil tentang hal ini tidak akan Anda temukan baik di Qur’an maupun Hadis. Anda bolak-balik pun tetap tidak ada.

Tapi, sejak zaman Nabi sudah ada perbedaan pendapat. Sebuah riwayat masyhur menceritakan tentang perbedaan pengambilan keputusan para sahabat dalam memaknai maklumat Nabi tentang “janganlah kalian Salat Asar kecuali di Bani Quraizah” pada saat perang pemberontakan berkecamuk, waktu itu.

Sebagian sahabat menganggap bahwa sabda Nabi itu menegaskan agar rombongan bergegas sesegera mungkin supaya bisa sembahyang Ashar di kampung Quraizah. Namun, sebagian sahabat yang lain meyakini bahwa Salat Ashar di Quraizah adalah harga mati.

Pada yang pertama, penekanannya adalah berada pada ketidak bertele-telean rombongan. Konsekuensinya, jikalau waktu Ashar telah manjing sementara mereka masih berada di perjalanan—dan inilah memang yang terjadi—, maka tidak mengapa untuk melaksanakan sembahyang di tengah perjalanan.

Sebaliknya, konsekuensi pandangan yang kedua adalah tidak peduli apakah waktu Ashar telah tiba, selama mereka masih setengah atau tinggal seperempat perjalanan sekalipun, rombongan tetap tidak selayaknya sembahyang Ashar kalau belum sampai di kampung Quraizah.

Alhasil, rombongan terpecah menjadi dua kubu. Yang satu berhenti untuk salat Ashar, satunya lagi melanjutkan perjalanan. Menyikapi perbedaan ini, tidak ada yang Nabi salahkan. Dan inilah menariknya. Nabi bahkan tidak terlalu ambil pusing untuk memperlarut, atau malah mempertajam keduanya.

Kembali ke pasal rokok. Baru-baru ini Muhammadiyah dikabarkan telah mengeluarkan fatwa haram untuk rokok elektronik atau vape. Hal ini tercatat disepakati sejak 14 Januari 2020 dan diumumkan pada acara Silaturahmi Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta yang diadakan di kantor Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Yogyakarta (24/1).

Lebih jelas, larangan itu tertuang dalam Fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah No. 01/PER/L1/E/2020 tentang hukum konsumsi rokok elektronik. Alasanya pun masih serupa dengan pelarangan rokok konvensional, satu dekade sebelumnya. Bedanya, kali ini hanya untuk kembali mempertegas peredaran “polusi udara” yang ditimbulkan oleh rokok, baik kretek maupun elektronik.

Betapapun, fatwa haram rokok ini memang terkadang menjadi perlu. Lebih tepatnya, ini soal keseimbangan. Artinya, bagi para aktivis anti-rokok, mereka pun jadi punya sandaran dalil. Demikian sebaliknya. Bayangkan, betapa tidak imbangnya jika perdebatan soal rokok ini dalil teologisnya hanya berat sebelah?

Dan di atas itu semua, rokok ternyata tidak hanya “dapat membunuhmu” seperti klaim yang dipaksakan sepihak oleh lembaga otoritatif, tetapi juga bisa menghidupi para petani tembakau, pedagang kecil yang menggantungkan hidupnya lewat menjual rokok secara keliling di ruang publik atau tempat-tempat ramai, serta buruh-buruh lainnya.

Bagi saya, alangkah bijaknya jika rokok tidak langsung difatwa haram. Seperti dipesankan oleh seorang filsuf bernama Epicurus (341-270 SM), bahwa hasil-hasil yang menyenangkan dari suatu tindakan haruslah selalu mempertimbangan efek samping yang mungkin ditimbulkannya.

Rokok, boleh jadi adalah menyenangkan. Tapi pada kadar tertentu, ia juga tidak menutup kemungkinan akan menjadi ancaman industri farmasi. Hal yang sama juga berlaku untuk semua yang lazim dikonsumsi, bahkan termasuk agama yang jika salah memahami akan melahirkan teroris.

Maka dari itu, menyimpulkan rokok sebagai haram adalah sebuah jamping yang luar biasa bebalnya, karena sama saja menegasikan keberadaan mereka yang selama ini mendapat benefit dari rokok.

Namun, sekali lagi, terkadang fatwa haram itu memang penting. Ya, letak kepentingan itu, salah satunya, adalah untuk memberi fasilitas aktivis anti-rokok agar mendapat suntikan dalil untuk kampanye mengurangi rokok. Agar supaya balance gitu lah kira-kira.

Dan lebih penting lagi, yang kadang dilupakan orang ketika berdebat tentang fatwa halal-haramnya rokok adalah status fatwa itu pada dasarnya tidaklah mengingkat. Anda tentu boleh sekali mengamini atau bahkan meninggalkan sepenuhnya suatu fatwa. Karena ia memang tidak mengikat.

Sementara, dalil ketidak-mengikatan fatwa itulah yang dipakai ibu penjaga toko kelontong di awal tulisan ini, sebelum ia dengan si pemuda bersepakat melakukan transaksi. Jadi, kenapa harus diperumit kalau bisa jadi duit?

Gastritis: Penyebab, Gejala, Diagnosis, Pengobatan

Ulu hati Anda terasa perih, panas, dan disertai rasa mual serta kembung pada bagian perut? Jika, ya hal ini bisa jadi merupakan pertanda dari suatu kondisi yang dalam dunia medis dikenal sebagai gastritis. Lantas, apa itu gastritis? Simak informasinya berikut ini!

gastritis-doktersehat

Apa Itu Gastritis?

Gastritis adalah penyakit lambung yang ditandai oleh adanya peradangan (inflamasi), iritasi, atau erosi pada lapisan dinding dari organ tersebut. Gastritis bisa menjadi penyakit yang singkat dan mendadak (gastritis akut), atau bisa menjadi kondisi yang lebih lama (gastritis kronis). Selain itu, kondisi ini juga bisa saja menjadi bagian dari sejumlah gangguan medis seperti gastritis atrofi, gastritis autoimun, dan gastritis eosinofilik.

Contoh gastritis akut adalah gangguan perut yang mungkin diakibatkan oleh konsumsi alkohol atau obat tertentu seperti aspirin dan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID). Sedangkan gastritis kronis biasanya lebih disebabkan oleh infeksi Helicobacter pylori (H. Pylori), sejenis bakteri yang menginfeksi perut.

Penyebab Gastritis

Penyebab gastritis adalah rusaknya lapisan lendir (mukus) menyelimuti dinding lambung (mukosa). Mukus ini seharusnya bertugas melindungi mukosa dari paparan asam lambung dan enzim bernama pepsin. Ketika mukus mengalami kerusakan, otomatis mukosa akan dengan mudah terpapar asam lambung hingga berujung pada terjadinya peradangan lambung tersebut.

Apa yang menyebabkan lapisan mukus rusak? Ada sejumlah faktor yang diduga memainkan ‘peran’, yaitu:

1. Gaya Hidup

Gaya hidup menjadi salah satu faktor umum penyebab seseorang menderita radang lambung. Gaya hidup yang dimaksud meliputi:

  • Konsumsi makanan pedas, asam, bersantan, dan berlemak
  • Konsumsi minuman mengandung alkohol
  • Konsumsi minuman mengandung kafein (teh, kopi, dsb.)
  • Merokok
  • Stres

2. Penggunaan Obat-Obatan

Penggunaan beberapa jenis obat-obatan juga ditengarai menjadi penyebab munculnya penyakit ini, yaitu:

  • Aspirin
  • Ibuprofen
  • Obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID)
  • Obat kanker

3. Penyakit

Menderita suatu penyakit tertentu tak luput dari faktor penyebab peradangan dinding lambung. Penyakit-penyakit yang dimaksud antara lain:

  • Refluks cairan empedu
  • Penyakit Crohn
  • Penyakit autoimun
  • Tuberkulosis

4. Infeksi

Faktor paling umum lainnya yang menyebabkan gastritis adalah infeksi, yaitu:

  • Infeksi bakteri pylori
  • Infeksi virus
  • Infeksi jamur
  • Infeksi parasit

5. Tindakan Medis

Terjadinya peradangan pada mukosa lambung juga di beberapa kasus disebabkan oleh tindakan medis, seperti:

  • Endoskopi
  • Operasi lambung
  • Terapi kanker

Di samping faktor-faktor di atas, ada lagi faktor lainnya yang ditengarai turut meningkatkan risiko munculnya penyakit tersebut yakni usia. Ya, gastritis sangat rentan dialami oleh mereka yang sudah berusia lanjut. Bertambahnya usia tentu juga berdampak pada penurunan fungsi sejumlah organ tubuh, tak terkecuali lambung.

Ciri dan Gejala Gastritis

Penyakit satu ini membuat penderitanya mengalami sejumlah gejala. Ciri-ciri atau gejala yang dimaksud adalah sebagai berikut:

  • Mual
  • Muntah
  • Perut kembung, terutama setelah makan
  • Ulu hati terasa perih, panas, dan nyeri

Pada kasus yang lebih parah, penyakit ini ditandai oleh gejala-gejala seperti:

  • Muntah darah
  • Feses disertai darah
  • Feses berwarna gelap
  • Keringat berlebih
  • Demam
  • Kepala pusing
  • Detak jantung meningkat
  • Sesak napas

Segera periksakan diri ke rumah sakit apabila Anda mengalami gejala-gejala di atas. Biar bagaimanapun, penyakit ini harus mendapat penanganan medis sedini mungkin sebelum kondisi bertambah parah hingga berujung pada komplikasi serius.

Komplikasi Gastritis

Ya, radang lambung yang tidak segera ditangani lama kelamaan akan berkembang menjadi penyakit serius yang bahkan bisa mengancam keselamatan jiwa.

Jika terus terpapar asam lambung, mukosa akan mengalami pengikisan yang bisa menyebabkan terjadinya perdarahan pada organ tersebut. Celakanya, kondisi ini juga dapat memberi celah bagi sel kanker untuk tumbuh dan berkembang. Alhasil, muncullah penyakit kanker lambung!

Oleh sebab itu, jangan tunda untuk segera memeriksakan diri ke dokter jika dirasa sering mengalami gejala-gejala yang sudah disebutkan di atas dalam jangka waktu cukup lama.

Diagnosis Gastritis

Guna memastikan apakah pasien menderita radang lambung, dokter perlu melakukan serangkaian tahapan pemeriksaan yang terdiri dari:

1. Anamnesis

Pertama-tama, dokter akan mengajukan serangkaian pertanyaan pada pasien sehubungan dengan keluhan yang dirasakan.

  • Sudah berapa lama kondisi ini berlangsung?
  • Seberapa sering mengalami kondisi ini?
  • Gejala apa saja yang dirasakan?
  • Makanan apa saja yang dikonsumsi sehari-hari?
  • Apakah sedang mengonsumsi obat-obatan?
  • Apakah mengonsumsi alkohol?
  • Apakah merokok?

2. Pemeriksaan Fisik

Selanjutnya, dokter akan melakukan pemeriksaan terhadap fisik pasien untuk mencari tahu apakah ada kemungkinan pasien menderita peradangan pada lambung.

Pemeriksaan fisik yang dilakukan antara lain dengan memeriksa langsung kondisi lambung dengan prosedur endoskopi, yakni memasukkan selang khusus yang dilengkapi kamera ke dalam tubuh pasien. Alat tersebut akan mengirimkan gambar fisik lambung untuk selanjutnya diteliti oleh dokter.

Selain itu, dokter juga akan meminta pasien untuk memberikan sampel feses. Sampel ini nantinya akan diteliti lebih lanjut melalui mekanisme uji laboratorium. Biasanya, hal ini untuk mencari tahu apakah ada infeksi bakteri yang terjadi. Tujuan yang sama juga berlaku di metode pemeriksaan lainnya yaitu pemeriksaan darah.

3. Pemeriksaan Penunjang

Sementara itu, pemeriksaan penunjang dilakukan apabila penyakit ini sudah disertai oleh gejala lainnya seperti peningkatan detak jantung, pun apabila ada kecenderungan kondisi ini mengarah ke kanker lambung.

Pemeriksaan penunjang yang dimaksud antara lain:

  • Elektrokardiogram (EKG), untuk memeriksa kondisi kelistrikan jantung
  • Biopsi, untuk mengetahui apakah pada sel atau jaringan lambung terdapat sel kanker

Pengobatan Gastritis

Metode pengobatan gastritis tergantung dari penyebab dan tingkat keparahannya. Biasanya untuk meredakan gejala-gejala, dokter akan meresepkan sejumlah jenis obat-obatan seperti:

1. Antibiotik

Obat antibiotik digunakan apabila penyakit disebabkan oleh infeksi bakteri H. pylori maupun bakteri jenis lainnya. Antibiotik yang umum diberikan seperti:

  • Metronidazole
  • Clarithromycin

2. Penghambat Pompa Proton (Proton Pump Inhibitors)

Obat penghambat pompa proton (PPI) bertujuan untuk menghambat produksi asam lambung sekaligus meredakan gejala yang ditimbulkan. Obat-obatan yang umum diberikan antara lain:

  • Omeprazole
  • Lansoprazole

3. Penghambat Histamin (H-2)

Sama seperti PPI, pengobatan dengan menggunakan obat dari golongan penghambat histamin (H-2) bertujuan untuk menghambat produksi asam lambung. Obat-obatan yang dimaksud seperti famotidine dan ranitidine, meskipun penggunaan ranitidine sudah dilarang di Indonesia.

4. Antasida

Pada kasus yang tergolong ringan, dokter mungkin hanya akan meresepkan obat dari golongan antasida. Obat ini berfungsi untuk menetralkan asam lambung.

Obat antasida juga sejatinya tergolong ke dalam kategori obat bebas dan dapat Anda beli di apotek maupun swalayan.

5. Coating Agents

Obat ini berfungsi sebagai pelapis untuk melindungi dinding lambung. Sukralfat dan misoprostol adalah dua contoh obat yang masuk ke dalam golongan obat ini.

6. Obat-Obatan Lainnya

Sementara itu, Anda juga mungkin akan diberikan obat-obatan yang berfungsi untuk meredakan gejala pendamping seperti mual dan pusing. Obat-obatan ini—sama seperti antasida—dapat ditemui dan dibeli di apotek atau swalayan terdekat.

Pencegahan Gastritis

Gastritis dapat dicegah dengan sejumlah cara berikut ini:

  • Batasi konsumsi makanan pedas, asam, bersantan, dan berlemak
  • Hindari konsumsi alkohol secara berlebihan
  • Hindari kebiasan merokok
  • Minum air putih yang banyak
  • Kelola stres dengan baik
  • Menjaga higienitas makanan yang hendak dikonsumsi
  • Cuci tangan sebelum makan
  1. Anonim. What is Gastritis? https://www.webmd.com/digestive-disorders/digestive-diseases-gastritis# (Diakses pada 29 Januari 2020)
  2. Anonim. Gastritis. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/gastritis/symptoms-causes/syc-20355807 (Diakses pada 29 Januari 2020)
  3. Smith, L. 2017. Everything you need to know about gastritis. https://www.medicalnewstoday.com/articles/309046.php (Diakses pada 29 Januari 2020)
  4. Wint, C dan Winnie, Y. 2017. Gastritis. https://www.healthline.com/health/gastritis (Diakses pada 29 Januari 2020)

Kiat Cerdik Memilih Butiran Scrub yang Bagus dan Aman untuk Kulit

Salah satu jenis eksfoliasi yang paling sering dilakukan karena mudah, murah, dan cepat adalah scrubing. Ya, eskfoliasi dengan scrub dinilai efektif untuk mengangkat sel kulit mati, memudarkan bekas jerawat, melancarkan sirkulasi darah, mencerahkan serta menghaluskan kulit. Meski menawarkan banyak manfaat, pastikan Anda memilih scrub wajah yang bagus dan aman. Alih-alih bikin kulit bersih dan sehat, salah pilih scrub justru akan menyebabkan iritasi dan kerusakan kulit. Itu sebabnya, Anda perlu jeli dalam memilih scrub yang akan digunakan sebagai perawatan kulit wajah.

Kiat memilih scrub wajah yang bagus

Membersihkan wajah pakai sabun pembersih saja belum cukup untuk mengangkat kotoran, debu, dan sel-sel kulit mati di wajah. Kulit Anda perlu dieksfoliasi dengan scrub supaya lebih bersih dan sehat. Namun, memilih scrub untuk kulit wajah tak boleh asal. Hal penting yang perlu Anda perhatikan adalah pemilihan jenis butiran scrub yang tepat.

Tanpa panjang lebar, berikut beberapa kiat dalam memilih butiran scrub yang aman dan bagus berdasarkan jenis kulit wajah:

1. Kulit sensitif

Orang dengan kulit sensitif harus lebih ekstra hati-hati dan cermat dalam memilih produk scrub wajah yang bagus. Sebab, kulit sensitif cenderung lebih mudah mengalami sensasi terbakar, kemarahan, dan iritasi kalau sembarangan pakai produk perawatan kulit.

Sebagai solusinya, pilihlah produk scrub yang dibuat dengan partikel kecil dan lembut, sehingga tidak akan melukai kulit wajah yang sensitif.

Bahan-bahan eksfoliator yang mengandung eksrak buah-buahan, beras, oatmeal dapat membantu proses regenerasi dan pembersihan lapisan kulit tanpa menimbulkan iritasi atau kemerahan.

2. Kulit berjerawat

Scrubbing memang dapat membuat kulit Anda terasa lembut dan halus, tapi eksfoliasi jenis ini sering kali bukan pilihan yang tepat untuk kulit berjerawat. Hal ini karena butiran scrub dapat mengiritasi kulit wajah yang sudah meradang sehingga membuat jerawat semakin buruk.

Walaupun tidak dianjurkan untuk eksfoliasi dengan scrub, pemilik kulit berjerawat tak perlu khawatir. Pasalnya, Anda masih bisa melakuan eksfoliasi dengan cara kimiawi yang mengandalkan bahan-bahan yang bersifat asam. Beberapa di antaranya seperti AHA, BHA, citrus acid, lactid acid, dan lain sebagainya.

3. Kulit berminyak

Scrub wajah yang bagus untuk kulit berminyak adalah yang mengandung asam salisilat. Senyawa ini tidak hanya mengangkat kulit mati di permukaan, tapi juga mengelupaskan kulit yang ada di dalam pori-pori. Dengan begitu, pori-pori akan terbebas dari sumbatan.

Berhubung kulit berminyak cenderung memiliki toleransi tinggi dan lebih tebal, Anda dapat menggunakan butiran scrub jenis apa pun.

Hal ini disesuaikan dengan kenyamanan Anda sendiri. Intinya, lakukan scrubbing secara perlahan dan benar-benar bersih supaya tidak memperbesar maupun menyumbat pori-pori Anda.

4. Kulit kering

Sementara untuk pemilik kulit kering, scrub wajah yang bagus dan aman adalah yang tidak mengandung alkohol. Pasalnya, alkohol dapat membuat kulit semakin kering.

Sejumlah bahan kandungan yang dapat membantu menghidrasi kulit kering adalah ekstrak minyak jojoba, minyak alpukat, minyak almond, beeswax, dan masih banyak lainnya.

Selain itu, pilihah butiran scrub yang tidak terlalu kasar untuk mencegah iritasi setelah scrubbing.

Cara scrub wajah yang benar

Nah, Anda sudah tahu ‘kan bagaimana cara memilih scrub wajah yang bagus? Kini saatnya Anda tahu cara melakukan scrubbing yang benar.

Namun, sebelum melakukan eksfoliasi dengan scrub, baiknya cuci muka terlebih dulu. Cucilah wajah Anda dengan air mengalir dan sabun pembersih yang cocok dengan kondisi kulit. Kemudian keringkan wajah dengan lembut pakai lap bersih.

Setelah itu, ikuti cara-cara di bawah ini:

  • Oleskan produk atau scrub pada kulit secara perlahan dengan gerakan melingkan.
  • Terus lakukan cara nomor satu setidaknya selama 30 detik.
  • Bilas wajah dengan air hangat.
  • Keringkan wajah dengan cara ditepuk-tepuk pelan menggunakan handuk kering.
  • Setelah itu, jangan lupa oleskan pelembap kulit secara merata agar kulit Anda tetap terjaga kelembapannya.

Seberapa sering Anda scrubbing tergantung pada jenis kulit dan metode eksfoliasinya. Pada prinsipnya, semakin keras bahan kandungan produk atau jenis metode eksfoliasinya, Anda semakin tidak boleh sering-sering melakukannya.

Baca Juga:

Virus Corona Sebagai Azab Bagi Tionghoa?

Virus Corona Sebagai Azab Bagi Tionghoa?

Virus Corona Sebagai Azab Bagi Tionghoa?

Banyak dari menu makanan yang pernah kita santap mendapat sentuhan dari banyak negara, etnis, hingga bangsa. Makanan itu seperti bahasa yang bisa menyerap berbagai hal dari keberagaman yang ditemui dari pembuat dan penikmatnya. Dalam berbagai kesempatan kita sering lupa akan universalitas kehidupan manusia, yang hadir dalam sebuah makanan.

Beberapa hari ini, dunia sedang disibukan dengan isu virus corona yang disebutkan berasal dari negeri Tiongkok. Hal yang cukup mengelikan saya temui adalah kemarahan pada pemerintah Tiongkok atas kebijakan pada suku Uighur, disalurkan oleh beberapa akun media sosial lewat menyebar kebencian terhadap pola makan binatang eksotis.

Memang disebutkan di beberapa penelitian bahwa memakan kelelawar adalah faktor utama virus berbahaya hingga bisa menjangkit pada manusia. Di mana perilaku tersebut diasumsikan adalah tren dari mayoritas etnis Tionghoa. Stigma lumus tersebut kemudian juga ditambah dengan narasi “azab” sebagai akibat kemarahan Tuhan, atas kebijakan pemerintah Tiongkok pada masyarakat Uighur. Narasi inilah yang dibangun oleh beberapa akun dan terus direproduksi hingga sekarang di media sosial.

Kelakuan netizen tersebut sungguh berbahaya selain memperkeruh keadaan sekaligus membelokkan perhatian masyarakat dari persoalan utama virus, malah meninggalkan kebencian pada etnis tertentu. Di tengah kerisauan umat manusia, kita malah disuguhi persoalan primordial seperti ini justru akan menguras habis rasa empati kemanusiaan kita. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

Makanan dan Kepelikan Persoalan Stigma

Salah satu tradisi baru dalam kehidupan masyarakat urban adalah berburu kuliner. Ada hasrat yang ingin dipenuhi terkait pengalaman menyantap makanan yang berbeda sebelumnya, adalah faktor terciptanya tradisi tersebut. Berbagai restoran yang menyajikan berbagai menu hingga yang tidak pernah dikenal masyarakat sebelumnya justru makin menjamur.

Pengalaman mendapatkan dan menyantap bejibun ragam makanan dari segala arah di keseharian kita, justru menjadi prestise yang kemudian di-share di media sosial dan cerita dengan teman sejawat atau para tetangga. Interaksi seperti ini sudah melompat jauh dari kontak manusia dengan makanan di masa lalu.

Claude Levi-strauss menjelaskan pola hubungan kedekatan makanan dan manusia dengan sudut segitiga yang mentah, dimasak, atau busuk, di sini orang dibedakan dengan makna sosialnya. Makanan yang dipanggang, misalnya, karena kontak langsung dengan api, paling jauh dari makanan busuk. Karena itu, daging panggang disajikan untuk tamu terhormat daripada daging rebus. Yang terakhir lebih dekat ke titik busuk, karena air menengahi antara makanan dan api.

Dalam sebuah makanan merekam banyak hal dari sebuah komunitas atau masyarakat yang menyantapnya. Pengalaman baru seperti rasa, bahan, dan lain sebagainya bisa kita temukan saat menikmati menu dari daerah atau komunitas tertentu yang berbeda dengan kita, bahkan dari dapur yang mengeluarkan masakan yang sama.

Lakon kita dengan makanan tidak lagi sekedar menghilangkan rasa lapar, tapi banyak berkelindan dengan berbagai hal seperti sosial, politik dan ekonomi. Kasus stigma di atas hanya satu dari sekian banyak dinamika makanan yang bersisian dengan geopolitik, tapi dari sana seharusnya kita menarik fokus cap buruk tersebut adalah kebencian pada subjek yang mengonsumsinya, yaitu orang Tiongkok.

Kembali ke persoalan virus Corona, kebencian kepada etnis Tionghoa kali ini dibangun pada dua hal yaitu, perilaku konsumsi mereka dan narasi “azab” yang dikirim Tuhan atas kasus Uighur yang meledak beberapa waktu lalu. Hal ini berbeda ketimbang bangunan narasi antipati kepada mereka sebelumnya, karena biasanya dibangun lewat cerita soal ketertindasan atau ketersingkiran dalam politik, sosial terutama ekonomi.

Lewat hal yang paling dekat dengan kehidupan pribadi, yaitu perilaku konsumsi, rasa kebencian akut terhadap ancaman dari etnis Tionghoa semakin dibakar. Dari sana imaji kita digiring untuk percaya pada logika “kesembronoan” makan dari etnis Tionghoa, kemudian rasa kebencian bisa dibangun dengan narasi perilaku esensial dalam keseharian, yaitu makan.

Persoalan ini akhirnya tidak hanya soal virus yang menyebar tapi rasa ketakutan karena diaduk dengan politik kebencian, entah hal ini disadari oleh penyebarnya. Sebab rasa ketakutan kita akhirnya mendapatkan bahan bakar baru yang memiliki logika yang dekat dengan kehidupan kita.

Belum lagi, jika kita hubungkan dengan dalil agama yang tertera di beberapa postingan yang saya temukan. Lewat narasi “diri kita adalah apa yang kita makan”, distingsi antara kita dengan etnis Tionghoa menjadi bahan bakar sempurna terhadap etnis Tionghoa.

Hal ini tentu paradoks karena kita tentu semua setuju bahwa banyak tradisi makanan dari etnis Tionghoa yang telah mewarnai kuliner nusantara, baik cara makan, selera, bahan hingga menu yang terlampau banyak yang kadang tidak disadari itu bagian dari etnis tersebut.

Memang setumpuk ragam menu makanan kadang hanya sekedar lewat belaka tanpa bisa dinikmati karena beragam hal yang mendasarinya. Namun harus disadari, sebagaimana dijelaskan di atas, pemaknaan atas masakan yang diolah manusia terhubung dengan status sosial, agama, level ketersediaan hingga pengalaman manusia.

Jika pemaknaan atas perilaku makan binatang liar yang dianggap barbar dan berbahaya, kemudian hal ini menjadi stigma yang kuat terpendam dan mudah ditanamkan dalam alam pikiran masyarakat Indonesia yang sudah banyak terpapar kebencian terhadap etnis Tionghoa.

Hal paling membahayakan dari stigma di atas adalah penggunaan doktrin agama yang serampangan. Kondisi ini akan membawa kita pada kebencian yang disakralkan oleh agama, sehingga bisa menggerakkan banyak orang terus membenci yang liyan dengan sedikit pemantik. Semoga kita semua bisa keluar dari persoalan stigma ini dan bisa fokus memperhatikan virus ini sebagai ancaman bagi kemanusiaan.

Fatahallahu alaihi futuh al-arifin

9 Manfaat Susu Kedelai untuk Ibu Hamil dan Janin

Agar senantiasa sehat, baik untuk dirinya sendiri maupun janin yang tengah dikandung, seorang ibu hamil memerlukan banyak asupan nutrisi. Salah satu sumber nutrisi terbaik datang dari susu kedelai. Simak manfaat susu kedelai untuk ibu hamil dan janin berikut ini!

manfaat-susu-kedelai-untuk-ibu-hamil-doktersehat

Susu Kedelai dan Kandungan Nutrisinya

Berbagai macam manfaat bisa didapatkan dengan mengonsumsi susu kedelai secara rutin, termasuk bagi para ibu hamil. Manfaat susu kedelai ini tidak lepas dari kandungan sejumlah zat-zat penting di dalamnya.

Berikut ini adalah kandungan nutrisi susu kedelai:

  • Kalsium
  • Zat besi
  • Zinc
  • Serat
  • Protein
  • Karbohidrat
  • Flavonoid
  • Asam folat
  • Asam lemak omega-3
  • Vitamin D

Manfaat Susu Kedelai untuk Ibu Hamil dan Janin

Anda yang kini sedang menjalani masa kehamilan, mengonsumsi susu kedelai secara rutin sepertinya ide yang bagus jika ingin kesehatan tubuh terjaga, pun agar tumbuh kembang calon buah hati berjalan dengan maksimal.

Berikut adalah manfaat susu kedelai untuk ibu hamil dan janin yang perlu Anda ketahui.

1. Mengoptimalkan Pembentukan Tulang dan Gigi

Khasiat susu kedelai bagi ibu hamil dan janin yang pertama adalah untuk mengoptimalkan pembentukan tulang si calon buah hati.

Pasalnya, kedelai diperkaya oleh kandungan kalsium yang mana mineral satu ini merupakan elemen penting dalam pembentukan tulang dan gigi sekaligus merawat keduanya agar tetap kuat dan berfungsi dengan baik.

2. Membantu Tumbuh Kembang Organ dan Jaringan Tubuh

Mengonsumsi susu kedelai secara rutin bagi ibu hamil juga bertujuan untuk membantu tumbuh kembang organ dan jaringan tubuh dari janin yang tengah dikandungnya.

Manfaat susu kedelai yang satu ini didapat dari kandungan zat protein yang ada di dalamnya. Sebagaimana diketahui, protein adalah zat yang memang sangat dibutuhkan untuk pembentukan organ dan jaringan, serta menjaga kesehatan dan fungsi keduanya. Tak hanya itu, protein juga berfungsi untuk memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak.

3. Sumber Energi

Susu kedelai juga mengandung karbohidrat. Adanya kandungan karbohidrat ini lantas menjadikannya sebagai sumber energi bagi ibu hamil.

Ya, selama periode kehamilan, kelelahan adalah kondisi yang sangat mungkin dialami oleh seorang wanita. Itu sebabnya, ia membutuhkan lebih banyak asupan nutrisi yang bisa memberikan energi tambahan, salah satunya kedelai.

Jenis karbohidrat yang ada pada kacang kedelai, yang termasuk ke dalam golongan karbohidrat kompleks, membuatnya lebih lama untuk diproses oleh tubuh. Alhasil, energi yang didapatkan tidak cepat habis.

4. Meminimalisir Risiko Kurang Darah (Anemia)

Kurang darah alias anemia juga menjadi ancaman lainnya yang menghantui para ibu hamil. Kondisi ini jika sampai terjadi dampaknya sangat buruk, di antaranya bayi lahir secara prematur dengan berat badan yang kurang dari ideal.

Dengan mengonsumsi susu kedelai secara rutin, diharapkan risiko munculnya masalah kesehatan yang satu ini dapat diminimalisir. Pasalnya, susu kedelai diperkaya oleh zat besi yang mana mineral ini memang fungsi utamanya adalah untuk membantu mengoptimalkan produksi sel darah merah di dalam tubuh.

5. Mencegah Preeklampsia

Selain anemia, preeklampsia adalah komplikasi yang rentan dialami oleh para ibu hamil.

Kekurangan (defisiensi) vitamin D adalah salah satu faktor risiko dari terjadinya preeklampsia tersebut. Nah, hal inilah yang lantas menjadikan susu kedelai sebagai makanan wajib pada saat hamil. Pasalnya, susu kedelai juga diperkaya oleh kandungan vitamin D.

6. Mencegah Bayi Lahir Cacat

Mencegah atau meminimalisir bayi terlahir cacat adalah manfaat susu kedelai untuk ibu hamil dan janis yang juga harus Anda ketahui.

Kacang kedelai kaya akan kandunga asam folat alias vitamin B9 yang mana menurut penelitian, vitamin ini dapat mencegah cacat lahir pada bayi. Tak hanya itu, vitamin B9 juga diklaim dapat mengoptimalkan tumbuh kembang sel saraf janin.

7. Mengontrol Kadar Gula Darah

Alasan selanjutnya mengapa ibu hamil sangat disarankan untuk mengonsumsi susu kedelai maupun produk olahan lainnya dari kacang ini karena diklaim dapat mencegah—atau setidaknya meminimalisir risiko peningkatan kadar gula darah yang bisa berujung pada kondisi diabetes.

Tingginya kadar gula darah selama kehamilan tentu bisa berdampak negatif bagi diri Anda sendiri maupun janin yang tengah dikandung. Oleh sebab itu, mulailah mengonsumsi susu kedelai secara rutin ya, mom!

8. Menjaga Kadar Kolesterol

Manfaat susu kedelai bagi ibu hamil yang juga tak kalah penting adalah untuk menjaga kadar kolesterol di dalam tubuh tetap normal.

Hal ini tak lepas dari adanya kandungan serat. Jenis karbohidrat yang satu ini menurut banyak penelitian ampuh untuk menurunkan kadar lemak LDL alias kolesterol ‘jahat’.

Seperti yang telah kita ketahui, kolesterol adalah sumber dari penyakit kardiovaskular seperti jantung dan stroke yang mana keduanya sangat mungkin menyerang ibu hamil.

9. Melancarkan Sistem Pencernaan

Masih dari kandungan serat yang dimilikinya, manfaat susu kedelai untuk ibu hamil dan janin selanjutnya adalah untuk melancarkan sistem pencernaan.

Serat bekerja dengan cara menyerap air. Hal ini lantas membuat tekstur feses menjadi lunak sehingga lebih mudah untuk dikeluarkan dari dalam tubuh. Kekurangan serat memang menjadi pemicu munculnya sejumlah masalah berkaitan dengan sistem pencernaan, salah satunya sulit buang air besar (BAB) atau sembelit.

Efek Samping Susu Kedelai bagi Ibu Hamil dan Janin

Sayangnya, susu kedelai juga memiliki efek samping yang bisa saja merugikan ibu hamil maupun janin yang tengah dikandungnya apabila dikonsumsi secara berlebihan, atau ibu hamil mengidap sejumlah masalah kesehatan seperti hipotiroidisme dan kanker payudara.

Efek samping sus kedelai yang dimaksud di antaranya:

  • Risiko infertilitas di kemudian hari
  • Risiko bayi terlahir dengan masalah pada organ genital
  • Menghambat penyerapan (absorpsi) mineral

Akan tetapi, studi yang mengklaim dampak negatif ini masih menjadikan hewan tikus sebagai objek penelitiannya sehingga belum dapat dipastikan apakah dampaknya akan sama terhadap manusia. Kendati demikian, sebaiknya Anda juga berhati-hati jika ingin mengonsumsi susu kedelai saat hamil.

Berkonsultasi dengan dokter adalah pilihan tepat jika Anda memang ingin memanfaatkan susu kedelai sebagai salah satu sumber nutrisi selama hamil. Tak lupa, imbangi juga dengan sumber nutrisi lainnya beserta aktivitas menyehatkan seperti olahraga ringan dan sebagainya. Semoga bermanfaat!

  1. Anonim. Soy for Pregnancy. http://www.soyfoods.org/good-for-you/nutrition-and-lifespan/soy-pregnancy (Diakses pada 29 Januari 2020)
  2. Anonim. Vitamin D Supplementation During Pregnancy. https://www.who.int/elena/titles/vitamind_supp_pregnancy/en/ (Diakses pada 29 Januari 2020)
  3. Anonim. Can I Eat Soy Products During Pregnancy? https://www.nhs.uk/common-health-questions/pregnancy/can-i-eat-soya-products-during-pregnancy/ (Diakses pada 29 Januari 2020)
  4. Georges, S. Soy Milk Side Effects in Pregnant Women. https://www.livestrong.com/article/532245-soy-milk-side-effects-in-pregnant-women/ (Diakses pada 29 Januari 2020)
  5. Migala, J. 2019. All About Soy Milk: Nutrition, Benefits, Risiks, and How It Compares with Other Milk. https://www.everydayhealth.com/diet-nutrition/pros-cons-soy-milk/ (Diakses pada 29 Januari 2020)
  6. Paturel, A. Is Soy Safe During Pregnancy? https://www.parents.com/pregnancy/my-body/nutrition/is-soy-safe-during-pregnancy/ (Diakses pada 29 Januari 2020)